Sabtu, 22 Oktober 2011

PB_V 3.9 Special Cheat Darah + Cheat Full Wallhack + Cheat Magnet + Cheat Headshot Datar(Akurasi)+Cheat Bunuh Diri Updated Special Malming

Downloads Cheat : 
Downloads password : 


====================
[*]Wallhack D3D Menu
====================

<-> Chams CT & Tero
<-> WH Bening
<-> WH Kaca
<-> Weapon Chams
<-> Wall Colour
<-> WireFrame
<-> Phantom
<-> Asus Wallhack
<-> Crosshair
<-> No Smoke
==============
[*]Player Hack
==============
<-> Magnet
<-> Ghost
<-> Speed Hack
<-> Ninja Mode
<-> Pasang & Defuse 0 Detik
<-> Pasang Defuse 0 Detik
===============
[*] Weapon Hack
===============
<-> Ammo Global
<-> Akurasi All Weapon
===========
[*]RM Only
===========
<-> Unlimited HP
<-> Bomb Kill

===========
[*]Keys
===========
<-> Insert on/OFF
<-> On = Arrow Right
<-> Off= Arrow left
<-> Cheat Darah On = F11
<-> Cheat Darah Off= F12

Credit : 
Yorry
Andrie-DK
bang Dx

Jumat, 21 Oktober 2011

rahasia para joki token murah

caranya: tulis email,sandimu,and jumlah tokenmu
              lalu scan kalau udah klik jumlah token yang kamu mau klik tombol get now kalo udah finish now
Happy cheating

PB Hack V 3.8 Special Cheat Ghost + Cheat Magenet + Speedhack + Ammo + Pasnom 0 Detik Perbaikan kemarin(yang salah link)


Downloads Cheat : 
Downloads password :

=======
FITUR :
=======

>>>Ghost
>>>Speedhack
>>>Setup Bomb 0's
>>>Defuse Bomb 0's
>>>Magnet
>>>Ammo Reload 60

HOTKEY :

>>>Ghost ON = Arrow Left
>>>Ghost OFF = Arrow Right
>>>Speedhack ON = Arrow UP
>>>Speedhack OFF = Arrow Down
>>>Setup Bomb 0's = Auto ON
>>>Defuse Bomb 0's = Auto ON
>>>Magnet ON = Home
>>>Magnet OFF = End
>>>Ammo Reload 60 = Cukup tekan Klik Kanan saja / tekan 'E' saja

NOTE :

Tekan panah atas / bawah sampai berbunyi "beep" untuk menaikan / menormalkan speed. Aktifkan speed jangan terlalu lama, dapat menyebabkan Abnormal Speed = Exit Error Security

Credit : ardiansyah

Sabtu, 01 Oktober 2011

Sejarah Penciptaan Lambang Burung Garuda

Garuda merupakan lambang Negara Indonesia, hampir semua orang tahu itu. Namun hanya sebagian orang saja yang mengetahui siapa penemunya dan bagaimana kisah hingga menjadi lambang kebanggaan negara ini.
Sewaktu Republik Indonesia Serikat dibentuk, dia diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio dan selama jabatan menteri negara itu ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara.Dia lah Sultan Hamid II yang berasal dari Pontianak.
Dia teringat ucapan Presiden Soekarno, bahwa hendaknya lambang negara mencerminkan pandangan hidup bangsa, dasar negara Indonesia, di mana sila-sila dari dasar negara, yaitu Pancasila divisualisasikan dalam lambang negara. Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis M Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M A Pellaupessy, Moh Natsir, dan RM Ng Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah.
Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku “Bung Hatta Menjawab” untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik, yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M Yamin.
Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR RIS adalah rancangan Sultan Hamid II. Karya M Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari dan menampakkan pengaruh Jepang.
Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Terjadi kesepakatan mereka bertiga, mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”.
Tanggal 8 Februari 1950, rancangan final lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap bersifat mitologis.
Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali-Garuda Pancasila. Disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri. AG Pringgodigdo dalam bukunya “Sekitar Pancasila” terbitan Dep Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih “gundul” dan “tidak berjambul” seperti bentuk sekarang ini. Inilah karya kebangsaan anak-anak negeri yang diramu dari berbagai aspirasi dan kemudian dirancang oleh seorang anak bangsa, Sultan Hamid II Menteri Negara RIS.
Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes Jakarta pada 15 Februari 1950. Penyempurnaan kembali lambang negara itu terus diupayakan. Kepala burung Rajawali Garuda Pancasila yang “gundul” menjadi “berjambul” dilakukan. Bentuk cakar kaki yang mencengkram pita dari semula menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan juga diperbaiki, atas masukan Presiden Soekarno. Tanggal 20 Maret 1950, bentuk final gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi Presiden Soekarno, yang kemudian memerintahkan pelukis istana, Dullah, untuk melukis kembali rancangan tersebut sesuai bentuk final rancangan Menteri Negara RIS Sultan Hamid II yang dipergunakan secara resmi sampai saat ini. (kaskus.us)

Awali Harimu denggan Bismilah

Original from http://joesetapart.blogspot.com/2011/05/cara-memasang-tag-awan-atau-cloud-tag.html#ixzz1hWdjcs9X Created design by : Blog Acak-Acakan Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial